aaaaaaa

Transcription

KEANEKARAGAMAN DAN DISTRIBUSI ANGGREK TERESTRIAL DIGUNUNG PASIR CADASPANJANG, CIWIDEY, JAWA BARATSKRIPSIdiajukan untuk memenuhi sebagian syarat untuk memperoleh gelar Sarjana SainsProgram Studi Biologioleh :SITI SOFIA HANUM1504245PROGRAM STUDI BIOLOGIDEPARTEMEN PENDIDIKAN BIOLOGIFAKULTAS PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAMUNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIABANDUNG2019

KEANEKARAGAMAN DAN DISTRIBUSI ANGGREK TERESTRIAL DIGUNUNG PASIR CADASPANJANG, CIWIDEY, JAWA BARATOlehSiti Sofia HanumSebuah skripsi yang diajukan untuk memenuhi salah satu syarat memperolehgelar Sarjana Sains pada Program Studi Biologi Departemen PendidikanBiologi Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Siti Sofia Hanum 2019Universitas Pendidikan IndonesiaAgustus 2019Hak cipta dilindungi undang-undang.Skripsi ini tidak boleh diperbanyak seluruhnya atau sebagian, dengan dicetakulang, difoto kopi, atau cara lainnya tanpa izin dari penulis.

SITI SOFIA HANUMLEMBAR PENGESAHANKEANEKARAGAMAN DAN DISTRIBUSI ANGGREK TERESTRIAL DIGUNUNG PASIR CADASPANJANG, CIWIDEY, JAWA BARATdisetujui dan disahkan oleh pembimbing:Pembimbing I,Dr. H. Saefudin, M.Si.NIP. 196307011988031003Pembimbing II,Hj. Tina Safaria Nilawati, M.Si.NIP. 197303172001122002Mengetahui,Ketua Departemen Pendidikan Biologi,Dr. Bambang Supriatno, M. SiNIP. 196305211988031002

LEMBAR njudul“Keanekaragaman dan Distribusi Anggrek Terestrial di Gunung PasirCadaspanjang, Ciwidey, Jawa Barat” ini beserta seluruh isinya adalahbenar-benar karya saya sendiri. Saya tidak melakukan penjiplakan ataupengutipan dengan cara-cara yang tidak sesuai dengan etika ilmu yangberlaku dalam masyarakat keilmuan. Atas pernyataan ini saya siapmenanggung resiko/sanksi apabila di kemudian hari ditemukan adanyapelanggaran etika keilmuan atau ada klaim dari pihak lain terhadap keasliankarya saya ini.Bandung, Agustus 2019Yang membuat pernyataan,Siti Sofia Hanum

KATA PENGANTARSegala puji dan syukur kepada Allah SWT, berkat limpahan rahmat dankarunia-Nya penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “Keanekaragamandan Distribusi Anggrek Terestrial di Gunung Pasir Cadaspanjang, Ciwidey, JawaBarat”. Shalawat serta salam selalu tertuju kepada Nabi Muhammad SAW. Tujuandari penulisan skripsi ini adalah sebagai satu tugas akhir dalam menyelesaikan studidi Program Studi Biologi, Departemen Pendidikan Biologi, Fakultas PendidikanMatematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Pendidikan Indonesia.Penyusunan dan penulisan skripsi ini tidak terlepas dari bantuan, bimbingan,dan dukungan dari berbagai pihak kepada penulis. Oleh karena itu penulismengucapkan terimakasih kepada :1. Bapak Dr. H. Saefudin, M.Si., selaku dosen pembimbing I yang telahmembimbing dan memberikan motivasi dari mulai perencanaan,pelaksanaan penelitian, hingga penulisan skripsi ini.2. Ibu Hj. Tina Safaria Nilawati, M.Si., selaku dosen pembimbing II sekaligusdosen pembimbing akademik yang telah membimbing dan memberikanmotivasi dari mulai perencanaan, pelaksanaan penelitian, hingga penulisanskripsi ini.3. Bapak Dr. Bambang Supriatno, M.Si. selaku Ketua Departemen PendidikanBiologi UPI dan Bapak Dr. Didik Priyandoko, M.Si., selaku Ketua ProgramStudi Biologi UPI.4. Bapak dan Ibu dosen Departemen Pendidikan Biologi FPMIPA UPIkhususnya Bapak Dr. Topik Hidayat, M.Si., yang telah membantu dalammengidentifikasi anggrek terestrial yang telah ditemukan.5. Laboran Departemen Pendidikan Biologi UPI khususnya Ibu IinMaemunah, S.Pd. selaku laboran Laboratorium Ekologi yang telahmemberikan bantuan alat dan bahan penelitian.6. Bapak Wismo Tri Kancono, S.Hut., MM. selaku General ManagerPERHUTANI, beserta Cluster Manager Ciwidey dan Duty Manager RancaUpas yang telah memberikan izin serta kemudahan untuk melakukanpenelitian di kawasan Gunung Pasir Cadaspanjang.i

7. Kedua orangtua Bapak Hery Haryadi Fitri dan Ibu Raden Siti HasanahSoemadiredja, nenek almarhumah Ibu Rosniar Hoesein Soemadiredja,kakak Rifzky Soemadiredja, dan uwa Ibu Nenden Sri Lengkanawati ataskasih sayang, doa, bantuan, dan motivasi yang selalu diberikan kepadapenulis.8. Kang Dhiyassalam Imam, Kang Vasya Lufthi Zulfikar, Kang Sarip Hidayat,Kang Indra Fardhani, Kang Afri Irawan, Kak Razif Muhammad Fajar,Kang Kemas M. Abiyyu I. M, Kang Reza Ahmad T., Kang R. AhmadYassin A., dan Ade Rahmat Hidayatullah yang telah membantu dalampengambilan data, identifikasi, dan penulisan.9. Teman seperjuang dalam penelitian, Sabrina Nurdina dan Tomie Permanayang saling membantu dan memberikan motivasi kepada penulis dari mulaiperencanaan, penelitian, hingga penyusunan skripsi.10. Teman-teman seperjuangan penulis yang telah saling membantu danmemotivasi selama empat tahun perkuliahan ini; Mega Maurizka, RizkiAmelia, Intan Fauziyyah S, Riska Nurlaila, Citra Putri H, Danoe KusumahR, Amalia Heryani, Ika Adhani S, Deannisa Fajriaty, serta seluruh temanteman Biologi C 2015.11. Seluruh civitas akademika Departemen Pendidikan Biologi FPMIPA UPIatas bantuan dan motivasi baik secara langsung maupun tidak langsungkepada penulis.Penulis menyadari bahwa laporan ini masih memiliki banyak kekurangan.Oleh karena itu penulis berharap pembaca dapat memberikan kritik dan saran yangmembangun demi kelancaran penulis dalam penyusun laporan lainnya. Semogaskripsi ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan semua pihak yang memerlukan.ii

KEANEKARAGAMAN DAN DISTRIBUSI ANGGREK TERESTRIAL DIGUNUNG PASIR CADASPANJANG, CIWIDEY, JAWA BARATABSTRAKAnggrek terestrial memiliki fungsi ekologis sebagai penyeimbang dan daurnitrogen tanah, serta bermanfaat untuk pengobatan penyakit tertentu. Anggrek terestrialjarang ditemukan karena memiliki habitat khusus untuk tumbuh. Alih fungsi lahan daneksploitasi terhadap anggrek membuat keberadaan anggrek semakin menurun. Beberapagenus anggrek terestrial berstatus terancam punah. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui keberadaan dan keanekaragaman anggrek terestrial di Gunung PasirCadaspanjang yang merupakan kawasan hutan lindung di Bumi Perkemahan Ranca Upasyang dikelola oleh Perum Perhutani. Metode yang digunakan adalah cruising/jelajah padajalur yang tersedia di hutan heterogen Gunung Pasir Cadaspanjang. Keanekaragaman dandistribusi anggrek terestrial pada daerah penelitian dianalisis. Hasil dari penelitian yaituterdapat 2 subfamili anggrek terestrial yaitu Epidendroideae dan Orchidoideae, dengantotal individu sebanyak 201 dari 9 spesies anggrek terestrial. Keanekaragaman anggrekterestrial pada Gunung Pasir Cadaspanjang termasuk dalam keanekaragaman sedang,dengan pola distribusi mengelompok. Gunung Pasir Cadaspanjang dapat menjadi habitatyang cukup baik untuk anggrek terestrial tumbuh, dan diharapkan adanya monitoringsecara berkala untuk menjaga eksistensi anggrek terestrial.Kata Kunci : Anggrek Terestrial, Gunung Pasir Cadaspanjang, Keanekaragaman, Distribusiiii

DIVERSITY AND DISTRIBUTION OF TERRESTRIAL ORCHIDS IN THEPASIR CADASPANJANG MOUNTAIN, CIWIDEY, WEST JAVAABSTRACTTerrestrial orchids have ecological functions as a counterweight and soil nitrogencycle. They are also useful for the treatment of certain diseases. However terrestrialorchids are rare to be found because of their special habitat to grow. Furthermore theexistence of terrestrial orchids also decreased due to the change of the land function andexploitation. Some terrestrial orchid genus are now threatened with extinction. This studyaims to determine the existence and diversity of terrestrial orchids in a protected forestarea of Pasir Cadaspanjang Mountain managed by Perum Perhutani located in BumiPerkemahan Ranca Upas. The method used in this research is by cruising accessible pathin the heterogeneous forest of Pasir Cadaspanjang Mountain. The diversity anddistribution of terrestrial orchids in the study area were analyzed. The results of the studyshows that there are 2 subfamily terrestrial orchids found in the Pasir CadaspanjangMountain Forest namely Epidendroideae and Orchidoideae, with 201 individuals from 9species of terrestrial orchids. The diversity of terrestrial orchids in Pasir CadaspanjangMountain is identified as moderate with clustered patterns of distributions. PasirCadaspanjang Mountain is able to be a good habitat for terrestrial orchids to grow. It isstrongly recommended to monitorize periodically in order to preserve the existence ofterrestrial orchids.Keywords : Terrestrial Orchids, Pasir Cadaspanjang Mountain, Diversity, Distributioniv

DAFTAR ISIKATA PENGANTAR . iABSTRAK . iiiABSTRACT . ivDAFTAR ISI . vDAFTAR TABEL. viiDAFTAR GAMBAR . viiiDAFTAR LAMPIRAN . ixBAB I PENDAHULUAN . 11.1 Latar Belakang. 11.2 Rumusan Masalah . 31.3 Pertanyaan Penelitian . 31.4 Tujuan Penelitian . 41.5 Batasan Masalah . 41.6 Manfaat Penelitian . 41.7 Struktur Organisasi Skripsi. 4BAB II KEANEKARAGAMAN, DISTRIBUSI, ANGGREK TERESTRIAL,DAN GUNUNG PASIR CADASPANJANG . 62.1 Keanekaragaman dan Distribusi . 62.2 Anggrek . 82.2.1 Tumbuhan Anggrek . 82.2.2 Anggrek Terestrial . 142.3 Gunung Pasir Cadaspanjang . 202.3.1 Sejarah Singkat Ranca Upas . 202.3.2 Gunung Pasir Cadaspanjang dan Ranca Upas . 20BAB III METODOLOGI PENELITIAN . 223.1 Jenis Penelitian . 223.2 Desain Penelitian . 223.3 Alat dan Bahan . 233.4 Prosedur Penelitian . 243.5 Pengolahan data . 253.6 Alur Penelitian . 29BAB IV TEMUAN DAN PEMBAHASAN . 30v

4.1 Kondisi Habitat . 304.2 Kelimpahan Anggrek Terestrial . 344.3 Keanekaragaman Anggrek Terestrial . 404.4 Distribusi Anggrek Terestrial . 52BAB V SIMPULAN, IMPLIKASI, DAN SARAN . 585.1 Simpulan . 585.2 Implikasi . 585.3 Saran . 59DAFTAR PUSTAKA . 60DAFTAR RIWAYAT HIDUP . 93vi

DAFTAR TABELTabel2. 13. 13. 34. 14. 24. 34. 44. 54. 64. 74. 84. 9HalamanDaftar Genus Anggrek Terestrial yang Tumbuhan di Pulau Jawa(Comber, 1990).Alat yang digunakan dalam penelitian.Bahan yang digunakan dalam penelitian.Rentang faktor klimatik pada Jalur 1, 2, 3, dan 4 Hutan HeterogenGunung Pasir Cadaspanjang .Rentang faktor edafik pada Jalur 1, 2, 3, dan 4 Hutan Heterogen PasirCadaspanjang .Daftar Anggrek Terestrial yang Ditemukan di Gunung PasirCadaspanjang .Kelimpahan Relatif Anggrek Terestrial Hutan Heterogen GunungPasir Cadaspanjang .Kelimpahan Anggrek Terestrial Hutan Heterogen Gunung PasirCadaspanjang .Nilai Indeks Keanekaragaman Anggrek Terestrial di Hutan HeterogenGunung Pasir Cadaspanjang .Nilai Indeks Keanekaragaman Anggrek Terestrial pada Empat Jalur diHutan Heterogen Gunung Pasir Cadaspanjang .Nilai Indeks Kemerataan Anggrek Terestrial di Hutan HeterogenGunung Pasir Cadaspanjang .Analisis Pola Distribusi Anggrek Terestrial di Hutan HeterogenGunung Pasir Cadaspanjang .vii172324313234353940414253

DAFTAR GAMBARGambarHalaman2. 1Pola Pertumbuhan Batang Anggrek.92. 2Morfologi Bunga Anggrek .112. 3Kladogram utama subfamili anggrek .132. 4Diagram bunga subfamili Apostasioideae, Cypripedioidae, dansubfamili lainnya .142. 5Goodyera macrophylla . 192. 6Malaxis spp. .2. 7Peta Gunung Pasir Cadaspanjang . 213. 1Desain Teknik Pengambilan Data .223. 2Peta Lokasi Penelitian .234. 1Rona lingkungan hutan heterogen Gunung Pasir Cadaspanjang . 304. 2Anoectochilus spp. . 434. 3Calanthe spp. . 444. 4Corybas spp. . 454. 5Cryptostylis javanica . 474. 6Habenaria multipartita .484. 7Macodes spp. .494. 8Nephelaphyllum tenuiflorum .504. 9Phaius flavus .51194. 10 Vrydagzynea lancifolia . 524. 11 Peta Distribusi Anggrek Terestrial di Gunung Pasir Cadaspanjang. 57viii

DAFTAR LAMPIRANLampiranHalaman1Surat Keterangan Determinasi .2Nilai Faktor Klimatik Pada Setiap Jalur dan Ketinggian PadaGunung Pasir Cadaspanjang .36Nilai Indeks Keanekaragaman Anggrek Terestrial Pada Setiap Jalurdi Hutan Heterogen Gunung Pasir Cadaspanjang .Nilai Indeks Kelimpahan Relatif Anggrek Terestrial Pada SetiapJalur Di Hutan Heterogen Gunung Pasir Cadaspanjang.710798182Peta Distribusi Anggrek Terestrial Pada Setiap Jalur Di HutanHeterogen Gunung Pasir Cadaspanjang .978Perhitungan Pola Distribusi Anggrek Terestrial Pada Setiap Jalur DiHutan Heterogen Gunung Pasir Cadaspanjang .876Keberadaan Spesies dan Jumlah Spesies Pada Setiap Jalur danKetinggian Pada Gunung Pasir Cadaspanjang.574Nilai Faktor Edafik Pada Setiap Jalur dan Ketinggian Pada GunungPasir Cadaspanjang .46686Koordinat Anggrek Terestrial Pada Setiap Jalur Di HutanHeterogen Gunung Pasir Cadaspanjang .88Surat Izin Penelitian.92ix

DAFTAR PUSTAKAAgustin, D. dan Widowati H. (2015). Inventarisasi Keanekaragaman Anggrek(Orchidaceae) di Hutan Resort Way Kanan Balai Aman Nasional WayKambas Sebagai Sumber Informasi dalam Melestarikan Plasma Nutfah.Jurnal Bioedukasi, 6 (1): 38-46.Aisah, Siti dan Ita Rosita Istikomah. (2014). Komposisi Anggrek Tanah danVegetasi Lantai Hutan di Jalur Pendakian Utama Gunung Andong, Magelang.Jurnal Kaunia X (1): 65 - 72.Aliri, Akas Pinaringan Sujalu, dan Maya Preva Biantary. (2018). KeanekaragamanAnggrek Tanah di Hutan Pendidikan Fakultas Kehutanan UniversitasMulawarman. Ulin – J Hut Trop 2(1): 1-5 pISSN 2599 1205, eISSN 25991183 Maret 2018Anwar, J., S. J. Damanik., N. Hisyam dan A. J. Whitten. (1994). Ekologi EkosistemSumatra. Yogyakarta: UGM Press.Arditti J, Clement M A, Fast G, Hadley G, Nishimura G, Ernst R. (1982). Orchidseed germination and seedling culture- a manual. In: Arditi, J.(ed) OrchidBiology Reviews and Perspectives II. Cornell University Press, Ithaca andLondon. Pp. 244-370.Aryawan, I Made Suke., Akhbar Zain. & Ida Arianingsih. (2014). AnalisisPenyebaran Pohon Menggunakan Sistem Informasi Geografis di KelompokHutan Produksi Dusun V Kebun Kopi Desa Nupabomba KecamatanTanantovea Kabupaten Donggala.Warta Rimba 2 (1), 62-72.Bappeda Kabupaten Bandung. 2019. Penyusunan Rencana PengembanganEkonomi Kreatif Kabupaten Bandung Tahun 2014 – 2019. Tersedia di :http://bappeda.bandungkab.go.id/ (diakses 23 Agustus 2019)Begon, M., Townsend C. R., & Harper J. L. (2006). Ecology from Individual toEcosystem. Forth edition. Malden. Blackwell Publishing.Bhattacharjee, A & Chowdhery HJ. (2012). Jewel Orchids of India- an overview.International Seminar on “Multidisciplinary approaches in AngiospermSystematics”. pp 554–556Bintarto, S.P. (1991). Metode Analisa Geografi. Lembaga Penelitian, Pendidikandan Penerangan Ekonomi Sosial, Jakarta.Bruegmann, M.M. & Caraway, V. (2003). Anoectochilus sandvicensis. The IUCNRed List of Threatened-2003: K.2003.RLTS.T44091A10851106.enComber, J. B. (1990). Orchids of Java. London: Bentham-moxon Trust. The RoyalBotanic Gardens, Kew.60

61Cronquist, A. (1981). An Integrated System of Classification of Flowering Plants.New York, Columbia University Press, 477.Disparbud Jabar. (2017). Bumi Perkemahan Rancaupas. [Online]. Tersedia s/frotend/index [29 April2019]Djufri. (2003). Analisis vegetasi spermatophyta di Taman Hutan Raya (Tahura)Seulawah Aceh Besar. Biodiversitas 4(1): 30 – 34.Dressler, R. L. (1982). The Orchids Natural History and Classification. HarvardUniversity Press.Fardhani, I., Kisanuki H., dan Parikesit. (2015). Diversity of Orchid Species inMount Sanggarah, West Bandung. Proceedings of the 22nd Tri-UniversityInternational Joint Seminar and Symposium 2015 Jiangsu University, China,October 18 – October 23, 2015Frankie H. (2006). Orchids of Indonesia. Vol.1.Indonesia Orchid Society. JakartaGamarra R, Ortúñez, Galan PC, Merencio Á. (2018). Seed micromorphology ofOrchidaceae in the Gulf of Guinea (West Tropical Africa). Plant Systematicsand Evolution https://doi.org/10.1007/s00606-018-1497-0Gerlach, J. (2011). Malaxis seychellarum. The IUCN Red List of ThreatenedSpecies2011:e.T193435A8860249. 435A8860249.en.Givnish, T.J., D. Spalink, , M. Ames, S.P. Lyon., Junter, S.J., Zuluaga, A., Iles,W.J.D., Clements, M.A., Arroyo, M.T.K., Leebens-Mack, J., Endara, L.,Kriebel, R., Neubig, K.M., Whitten, W.M., Williams, N.H., Cameron, K.M.,(2015). Orchid phylogenomics and multiple drivers of their extraordinarydiversification. Proc. R. Soc. B 282.Go,Rusea., Tan Mui Ching, Ahmad Ainnudin Nuruddin, Janna Ong Abdullah, NgYong Jin, Farah Alia Nordin, Khor Hong Eng, & Rosimah Nulit. (2015).Extinction risks and conservation status of Corybas (Orchidaceae;Orchidoideae; Diurideae) in Peninsular Malaysia. Phytotaxa 233 (3): 273–280Ichwan, Muhammad. (2009). Perencanaan Lanskap Bumi Perkemahan RancaUpas Berdasarkan Pendekatan Daya Dukung Ekologi. Skripsi. Bogor :Departemen Arsitektur Lanskap: Fakultas Pertanian Institut Pertanian BogorIndrawan. (2007). Biologi Konservasi. Jakarta: PT Bumi Aksara.Indriyanto, (2006). Ekologi Hutan. Jakarta: Penerbit PT Bumi Aksara.Istiati. (2009). Terampil Budidaya Anggrek. Jawa Tengah: Sahabat.Siti Sofia Hanum, 2019KEANEKARAGAMAN DAN DISTRIBUSI ANGGREK TERESTRIAL DI GUNUNG PASIR CADASPANJANG,CIWIDEY, JAWA BARATUniversitas Pendidikan Indonesia repository.upi.edu perpustakaan.upi.edu

62Iswanto, Hadi. (2002). Petunjuk Perawatan Anggrek. Jakarta : AgroMedia Pustaka.IUCN. (2001). IUCN Red List categories and criteria: version 3.1. Prepared by theIUCN Species Survival Commission.IUCN. (2017). The IUCN red list of threatened species. 2017-2. http://www.iucnredlis t.org/. Accessed 25 Sep 2017IUCN/SSC Orchid Specialist Group. (1996). Orchids - Status Survey andConservation Action Plan. IUCN, Gland Switzerland and Cambridge, UK.Junaedhie, K. (2014). Membuat Anggrek Pasti Berbunga. Jakarta: PT AgroMediaPustaka.Karmana, I. W. (2010). Analisis Keanekaragaman Epifauna dengan metode KoleksiPitfall Trap Di Kawasan Hutan Cangarmalang. Jurnal GaneÇ Swara, 4 (1):1-5.Kartikaningrum, S., Dewi Pramanik, Minangsari Dewanti, Rudy Soehendi, danYufdy M. Prama. (2017). Konservasi Anggrek Spesies Alam MenggunakanEksplan Biji pada Media Vacin & Went. Bul. Plasma Nutfah 23(2):109–118Kartikaningrum, S., Dyah Widastoety, dan Kusumah. (2004). PanduanKarakterisasi Tanaman Anggrek. Badan Penelitian dan PengembanganPertanian Komisi Nasional Platma. Jurnal Ilmiah dari Pertanian, 10(2):http://indoplasma.or. id/publikasi/pdf/guidebook hs.pdfKrebs, C.J. (1989). Ecological Methodology. New York: Harper & Row Inc.Publisher.Laelawati, S. (2008). Keanekaragaman Hayati. Jakarta: Nobel Edumedia.Magurran, A.E. (1988). Ecological Diversity and Its Measurement. Chapman andHall: USAMahyar, Uway Warsita dan Asep Sadili. (2003). Jenis-Jenis Anggrek di TamanNasional Gunung Halimun.Bogor : Biodiversity Consevation Project LIPI –JICA PHKA.Mamonto, Sutrisna, Kandowangko N. Y., dan Katili A. S. (2013). Keragaman danKarakteristik Bio-ekologis Anggrek di Kawasan Cagar Alam GunungAmbang Sub-kawasan kabupaten Bolaang Mongondow Timur BerdasarkanKetinggian Tempat. Jurnal KIM Fakultas Matematika dan IPA, 1(1), 1-8.Martins, A.C., T Bochorny., O.A Pérez-Escobar, G. Chomicki., S.H.N. Monteiro,E. de Camargo Smidt. (2018). From tree tops to the ground: reversals toterrestrial habit in Galeandra orchids (Epidendroideae: i:https://doi.org/10.1016/j.ympev.2018.06.041Siti Sofia Hanum, 2019KEANEKARAGAMAN DAN DISTRIBUSI ANGGREK TERESTRIAL DI GUNUNG PASIR CADASPANJANG,CIWIDEY, JAWA BARATUniversitas Pendidikan Indonesia repository.upi.edu perpustakaan.upi.edu

63Melissa, W.I and J.D Ackerman. (2015). Terrestrial orchids in a tropical forest: bestsites for abundance differ from those for reproduction. Ecology, 96(3):. 693–704.Michael, P. (1995). Metode Ekologi untuk Penyelidikan Ladang dan Laboratorium.Penerbit Universitas Indonesia ISBN 979-456-130-4Morisson, M. L. (2002). Wildlife Restoration: Technique for Habitat Analysis andAnimal Monitoring. Island Press: Washington.Naughton, S.J dan Wolf Larry. L. (1992). Ekologi Umum. Edisi -2. Yogyakarta.Gadjah Mada University Press, Diterjemahkan oleh Pringgoseputro, Sunaryodan Srigundono, BNazir, M. (1988). Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.Nugraha, A. (2012). Perancangan Media Promosi Wanawisata Ranca Upas(Tesis). Sekolah Pascasarjana, Universitas Komputer IndonesiaNurmaryam, S. (2011). Strategi Pengembangan Usaha Tanaman Anggrek (StudiKasus : Maya Orchid Taman Anggrek Indonesia Permai Jakarta Timur).Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor. Bogor.O’Byrne, Peter. (1994). Lowland Orchids of Papua New Guinea. Snp Publishers,Singapore.Odum, E.P. (1996). Dasar-Dasar Ekologi. Edisi ketiga. Diterjemahkan olehTjahjono Samingan. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.Paramitha,I.G.A.A.P, I.G.P. Ardhana, M. Pharmawati. (2012). KeanekaragamanAnggrek Epifit di Kawasan Taman Wisata Alam Danau Buyan-TamblinganJurnal Metamorfosa 1 (1) : 11-16Parinding, Z. (2007). Potensi Dan Karakteristik Bio-Ekologis Tumbuhan SarangSemut Di Taman Nasional Wasur Merauke Papua. Tesis. Institut PertanianBogor. Bogor.Pemberton, S.G. and Frey R.W. (1984) Ichnology of Storm-Influenced ShallowMarine Sequence: Cardium Formation (Upper Cretaceous) at Seebe, Alberta:In: Stott, D.F. and Glass, D.J., Eds., The Mesozoic of Middle North America,Canadian Society of Petroleum Geologists, Memoir (9) : 281-300.Pemerintah Kabupaten Bandung. (2016). Aspek Geografis. [Online]. Tersedia dihttp://www.bandungkab.go.id [21 Maret 2019]Pierik, R. I. M. (1987). In vitro Culture of Higher Plants: 119. Netwherland:Martinus Nijhoff publishers.Pillon Y, Chase MW. (2007). Taxonomic exaggeration and its effects on orchidconservation. Conservation Biology 21:263–265.Siti Sofia Hanum, 2019KEANEKARAGAMAN DAN DISTRIBUSI ANGGREK TERESTRIAL DI GUNUNG PASIR CADASPANJANG,CIWIDEY, JAWA BARATUniversitas Pendidikan Indonesia repository.upi.edu perpustakaan.upi.edu

64Priandana, A. Y. (2007). Eksplorasi Anggrek Epifit di Kawasan Taman Hutan RayaSoeryo Gunung Anjasmoro. J. Metamorfosa 1(1):11-16.Purwanto, A., Erlina Ambarawati, dan Fitria Setianingsih. (2005). KekerabaranAntar Anggrek Spesies Berdasarkan Sifat Morfologinya. Fakultas pertanianUGM. 11 (1)Puspitaningtyas, Dwi Murti. (2005). Studi Keragaman Anggrek di Cagar AlamGunung Simpang, Jawa Barat. BIODIVERSITAS (6) : 103-107 Nomor 2ISSN 1412-033XPuspitaningtyas, Dwi Murti. (2007). Inventarisasi Anggrek dan Inangnya di TamanNasional Meru Betiri Jatim. Biodiversitas ISSN: 1412-033X (8) Nomor 3 Juli2007: 210-214Quinn, J.F, and A.E. Dunham. (1983). On hypothesis testing in ecology andevolution. American Naturalist 122:602-617.Rankou, H. (2011). Goodyera macrophylla. The IUCN Red List of enRasmussen, H.N., K.W. Dixon, J. Jersacova & T. Tesitelova. (2015) Germinationand seedling establishment in orchids: A complex of requirements. Annals ofBotany, 116 (3), 391–402.Rombang dan Rudyanto. (1999). Gunung Ungaran. Jakarta: Bumi Aksara.Sadili, Asep dan Siti Sundari. (2017). Keanekaragaman, Sebaran, dan PemanfaatanJenis-Jenis Anggrek (Orchidaceae) di Hutan Bodogol, Taman Nasional GedePangrango, Jawa Barat. Widyariset (3) : 95 - 106 No. 2 tahun 2017 .95-106Santoso, Edi., Fahrizal, Hafiz Ardian. (2017). Identifikasi Jenis Rotan diKecamatan Selimbau Kawasan Taman Nasional Danau Sentarum. JurnalTengkawang (7) : 57 - 62Schmidt, F. H & Ferguson J.H.A. (1951). Rainfall Types Based On Wet and DryPeriod Rations for Indonesia with Western New Guinea. Jakarta: KementrianPerhubungan Meteorologi dan Geofisika.Sessler, G. J. (1987). Orchids and How to Grow Them. Prentice Hall Imc. NewJersey. 360 p. Available online at : http://books.google.co.id (diakses pada :27 Maret 2019).Setiaji A, Asyroful Muna, Fajar Pangestu Jati, Fauzana Putri, dan Endang Semiarti.(2018). Orchids diversity in Province of Yogyakarta. Pros Sem Nas MasyBiodiv Indon 4: 63-68.Siti Sofia Hanum, 2019KEANEKARAGAMAN DAN DISTRIBUSI ANGGREK TERESTRIAL DI GUNUNG PASIR CADASPANJANG,CIWIDEY, JAWA BARATUniversitas Pendidikan Indonesia repository.upi.edu perpustakaan.upi.edu

65Sharma, O. P. (1993). Plant Taxonomy. McGraw-Hill Publishing CompanyLimited. New Delhi.Simpson, Michael G. (2010). Plant Systematics. Second Edition-Academic PressSoegianto, A. (1994). Ekologi Kuantitatif. Penerbit Usaha Nasional: Surabaya.Soetjipta. (1993). Dasar-Dasar Ekologi Hewan. Yogyakarta: UGM.Solvia. (2005). Budidaya Anggrek. Badan penelitian dan pengembangan pertanian.Departemen pertanian.Statistiksta Indonesia. (2009). Ekspor dan Impor Tanaman Hias Tahun 2003-2008.Statistik Perdagangan Luar Negeri, Badan Pusat Statistik.Subiyantoro, U. (2007). Perlindungan Hukum Terhadap Perdagangan TumbuhanAnggrek dalam Upaya Pemanfaatan Sumber Daya Alam Hayati secaraLestari. Tesis. Universitas Jember. Jawa Timur. 114 hlm.Sudarnadi, H. (1995). Tumbuhan Monokotil. Swadaya. Bogor.Sulistiarini, Diah dan Tutie Djarwaningsih. (2009). Keanekaragaman Jenis-jenisAnggrek Kepulauan Karimunjawa. Peneliti di Pusat Penelitian Biologi J.Tek. Ling Vol. 10 No. 2 Hal. 167 - 172 Jakarta, Mei 2009 ISSN 1441-318XLembaga Ilmu Pengetahuan IndonesiaTirta, I.G, Aninda Retno U.W. dan IN. Peneng. (2015). Keanekaragaman AnggrekDi Bukit Tapak, Tabanan-Bali. Seminar Nasional Biosains (2) “PenguatanBiologi sebagai Ilmu Dasar untuk Menunjang Kemajuan Sains danTeknologi”: 8-13Tirta, IG. (2013). Inventory of Orchids in Some Area of Manusela National ParkMaluku. 4th International Conference on Global Resource Conservation &10th Indonesian Society for Plant Taxonomy Congress. Brawijaya UniversityFebruary 7-8th, 2013Wang, HH,Wonkka CL, Treglia ML, Grant WE, Smeins FE, Rogers WE. (2015).Species distribution modelling for conservation of an endangered endemicorchid. AoB PLANTS 7: plv039; doi:10.1093/aobpla/plv039Wirakusumah, S. (2003). Dasar-dasar Ekologi, Menopang Pengetahuan Ilmu-IlmuLingkungan. Jakarta: Universitas Indonesia (UI-Press).Yulia ND & Pa'i. (2011). Diversitas Anggrek Tanah di Kawasan Hutan LindungGunung Manyutan Pegunungan Wilis, Jawa Timur. Hayati Edisi Khusus:7A:21-23.Siti Sofia Hanum, 2019KEANEKARAGAMAN DAN DISTRIBUSI ANGGREK TERESTRIAL DI GUNUNG PASIR CADASPANJANG,CIWIDEY, JAWA BARATUniversitas Pendidikan Indonesia repository.upi.edu perpustakaan.upi.edu