aaaaaaa

Transcription

PERANCANGAN APLIKASI MOBILE BERBASIS ANDROIDUNTUK PENDAKI PEMULARaden Annisa Nur Fauziah1, Dicky Hidayat, S. Sn, M. Ds2Program Studi Desain Komunikasi VisualFakultas Industri KreatifUniversitas TelkomBandungABSTRAKIndonesia memiliki berbagai potensi daya tarik pariwisata yang berdampakpada kemajuan industri pariwisata yang membuat Indonesia menjadi salah satudestinasi wisata utama di dunia. Salah satu daya tarik pariwisata yang tidak pernahsepi peminat adalah daya tarik minat khusus pada kegiatan mendaki gunung.Mengingat resiko yang cukup tinggi, kegiatan pendakian gunung memerlukanpersiapan yang matang. Tidak jarang terdengar hal-hal mengenai hilang atautersesatnya pendaki saat melakukan pendakian gunung. Kejadian tersebut bisadiminimalisir apabila pendaki mempersiapkan diri dengan sebaik- baiknya sebelummelakukan pendakian gunung. Hal tersebut melatar belakangi perancangan tugasakhir ini. Disamping itu, dengan melihat kecenderungan masyarakat yang terbiasamendapatkan mendapatkan informasi secara cepat dan mendominasinya Androidpada pasar smartphone, maka dirancanglah mobile application untuk mendakigunung.Secara garis besar, tujuan yang dicapai dalam perancangan ini yaitu membuatmasyarakat tertarik untuk mempelajari dan mempersiapkan kegiatan pendakiangunung dengan baik. Sesuai dengan tujuan tersebut, metode yang digunakan untukmemecahkan masalah di atas yaitu metode analisis perbandingan matriks, kuesioner,wawancara, dan studi pustaka. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa pendakigunung memerlukan media informasi tentang pendakian gunung di Indonesia.Perancangan media yang digunakan melalui desain produk mobile applicationyang dirancang dengan mudah dan menarik melalui pendekatan fitur dan visual.Dengan adanya perancangan mobile application ini, pendaki gunung pemula dapatdengan mudah mendapatkan informasi gunung-gunung di Indonesia.Kata kunci: Pariwisata, pendakian gunung, panduan pendakian, aplikasi Android

ABSTRACTIndonesia has a range of potential tourism attractions that have an impact onthe progress of the tourism industry that Indonesia was one of the major touristdestinations in the world. One attraction that never deserted tourism enthusiasts is theattraction of particular interest in mountaineering activities. Given the high risk,mountaineering activities require thorough preparation. Not uncommon to hear thethings misled about lost hiker doing mountaineering activities in Indonesianmountain. The incident could be minimized if the climbers prepare as well as possiblebefore making the climb a mountain. That becomes behind of this final project. Bylooking at the trend of people who are accustomed to getting information quickly andAndroid dominating Indonesian smartphone market, then designed a mobileapplication for Indonesian mountain climbingIn a broad outline, with a goal that was achieved in the design that is to makepeople are interested in learning and prepare in mountaineering with goods. Inaccordance with the purpose, the method used to solve the problem on the analysismethods comparison matrix, questionnaires, interviews, and literature. Based on theresults of research mountaineer, it is known that they need information media aboutmountaineering in Indonesia.The design of media used through product design mobile application that isdesigned with easy and attractive with features and visual approach. With the designmobile application, beginner mountaineer can easily get information about mountainsin Indonesia.Key words: Tourism, mountaineering, the guide to mountaineering, AndroidapplicationPendahuluanIndonesia sebagai negara yang kayaakan daya tarik pariwisata baik berupakeindahan alam, kekayaan keragamanbudaya, maupun potensi wisata minatkhusus, telah menjadi salah satudestinasi wisata utama di dunia.Fenomena industri pariwisata diIndonesia dalam sepuluh tahun terakhirmengalami kemajuan yang pesat. Adatiga jenis tema daya tarik wisata diIndonesia, yaitu daya tarik wisatakeunikan dan keindahan yang telahtersedia di alam, daya tarik wisatabudaya dan daya tarik wisata yangketiga adalah daya tarik wisata minatkhusus.Salah satu daya tarik wisata yang tidakpernah sepi peminat adalah kegiatanmendaki gunung. Mengingat tingginyaresiko yang dapat terjadi pada saatmelakukan pendakian, kondisi fisik danstamina yang prima juga berbagai ilmupengetahuan pendukung dan peralatanstandar pendakian juga menjadi salahsatu unsur penting yang harus

diperhatikan bagi setiap pendakigunung. Tidak jarang terdengar dimedia massa, baik cetak maupunelektronik, mengenai hilang atautersesatnya para pendaki gunung saatmelakukan pendakian. Salah satunyaterjadi pada pendaki Gunung Slametpada September 2013. Berdasarkanhasil pengamatan, kasus hilang atautersesatnya pendaki tersebut disebabkankarena tidak mengetahui rute hinggatersesat(jogja.okezone.com,Purbalingga, Pendaki Hilang diGunung Slamet Ditemukan Kritis, 1409-2013, 23:16 WIB). Berbagai halmemiliki potensi untuk mendatangkanhal yang tidak diinginkan saatmelakukan pendakian, antara lain faktorcuaca tidak diprediksi sebelumnya danpersiapan yang kurang.Kejadian-kejadiantersebutdapatdiminimalisir apabila para pendakimempersiapkan diri dengan sebaikbaiknya sebelum melakukan pendakiandan mematuhi segala peraturan (adatistiadat) yang berlaku di wilayahsetempat. Pengetahuan pendukungpendakian sebenarnya bisa didapat dariberbagai sumber, mulai dari bukupanduan mendaki, informasi daripendaki lain, internet, dan masihbanyak ermasukmobile application pada smartphone.Mobile application adalah perangkatlunak yang berjalan pada perangkatmobile seperti smartphone atau tabletPC. Saat ini, penjualan smartphonedengan sistem operasi Android menjadijuara. Hal ini disebabkan karena hargasmartphone yang menggunakan sistemoperasi Android lebih terjangkau olehmasyarakatIndonesia.Melihat kecenderungan masyarakat saatini yang terbiasa untuk mendapatkaninformasisecaracepatdanmendominasinya Android pada pasarsmartphone di Indonesia, makadiharapkanperancanganmobileapplication untuk mendaki gunungberbasis Android ini dapat menjadisolusi yang lengkap dan aplikatifsehingga dapat menjadi panduan bagipendaki gunung pemula sehingga dapatmempersiapkandirisebelummelakukan pendakian.Permasalahana. Kegiatan mendaki gunung banyakdiminati berbagai lapisan masyarkat,namun banyak yang tidak diimbangidengan persiapan yang matangb. Media panduan pendaki gunungyang ada saat ini dirasakan masihkurang praktis dan menarikc. Dibutuhkan media lain yang lebihpraktis, menarik dan aplikatifRumusan MasalahBerdasarkan latar belakang masalahyang telah diuraikan di atas, masalahyangakandiselesaikanadalahbagaimana merancang medi informasitentang panduan mendaki gunung untukpemula melalui mobile application?Pengumpuan Data dan Analisisa. ObservasiPenulis akan melakukan observasisecara tidak langsung dengan

membandingkan media yang sudahada sebelumnya yaitu aplikasimendaki gunung.b. Studi PustakaMetode ini akan dilakukan denganmencari dan membaca literatur yangberkaitan dengan permasalahan yangakan diteliti serta menjadi acuandesain untuk dijadikan sebagaipanduandalampenyusunanperancangan.c. KuesionerMetode kuesioner dilakukan amasyarakatyangmelakukanpendakian gunung dan penggunasmartphone untuk mengetahui dataprofil masyarakat yang melakuanpendakian gunung.d. gumpulkaninformasimengenaipendakiangunung baik kepada komunitaspecinta alam maupun masyarakatumum yang melakukan pendakiangunung.Tinjauan PustakaPariwisataUU No.10 Tahun 2009 (Sunaryo,2013:1) mendefinisikan wisata adalahkegiatan perjalanan yang dilakukanoleh seorang atau sekelompok orangdengan mengunjungi tempat tertentuuntuk tujuan rekreasi, pengembanganpribadi, atau mempelajari keunikandaya tarik wisata yang dikunjungidalam jangka waktu sementara.Sementara pengertian dari istilahpariwisata sendiri adalah kegiatan yangdilakukanolehseseorangataukelompok yang melakukan kegiatanwisata.Jenis-jenis PariwisataPariwisata dikemukakan tergantung darijenis dan temanya. Biasanya dibagimenjadi tiga jenis tema daya tarikpariwisata: 1) daya tarik wisata alam, 2)daya tarik wisata budaya, dan 3) dayatarik wisata minat khusus (Sunaryo,2013:25). Pendapat lain disampaikanoleh Warpani dan Warpani (2007:50)yang membedakan jenis pariwisata isatapetualangan.Karakterpariwisatapelancongan lebih mengarah padawisatawan pasif dimana kegiatan yangdilakukan bersifat santai. Berbedadengan karakter pariwisata petualanganyang menantang bahkan mengandungresiko tinggi yang biasanya diinginkanoleh wisatawan aktif seperti arungjeram, berselancar, pendakian puncakgunung, panjat tebing, dan lain-lain.Pendakian GunungPendakian gunung merupakan apresiasiyang luas terhadap pegunungan dimanadidalamnya terdapat hal-hal yangberhubungan dengan olahraga, rekreasi,pariwisata,perlindungankeanekaragaman hayati dan sumberdaya alam, apresiasi masyarakat danbudaya, bahkan pembangunan yangberkelanjutan (Connaly, 2005: 2).Jenis Pendakian GunungWijaya (2011:1) membedakan jenisjenis pendaki gunung berdasarkantujuannya antara lain 1) peneliti ilmiahdalam bidang vulkanologi, geologi,biologi, arkeologi, sosiologi, speleologi,etimologi; 2) pendaki gunung minatkhusus dengan tujuan lintas gunung,latihan navigasi, buka jalur, latihan

survial; 3) pendaki amatir yangbertujuan untuk menikmati alam,berlibut, kemping, rekreasi, dan melatihmental-fisik.Mobile ApplicationMenurut Mobile Marketing Association(2008: 1) mobile application adalahperangkat lunak yang beroperasi padaperangkat mobile dan melakukan tugastugas tertentu bagi pengguna ponsel.User InterfaceGargenta dan Nakamura (2014: 87)menjelaskan dua cara untuk merancangdesain UI Android yaitu declarativeuser interface dan programmatic userinterface. Declarative UI melibatkanpenggunakan XML untuk menyatakanapa yang akan terlihat seperti UI, miripdengan membuat halaman webmenggunakanHTML.Sedangkanprogrammatic UI melibatkan penulisankode Java untuk mengembangkan UI.Views dan LayoutMenurut Gargenta dan Nakamura(2014: 89) secara umum Androidmemiliki empat jenis layout sebagaiberikut. Linear Layout , tata letak sederhanadan paling umum yang didalamnyahanyamemaparkankontenkontennya di samping satu samalain, baik secara horizontal maupunvertikal.Table Layout meletakkan kontenkontennya ke dalam sebuah tabel,danviewsyangterdapatdidalamnya adalah Table Rowwidget.FrameLayout,menempatkankonten-kontennya di atas satu sama lain sehingga konten terbaru akanmenutupi konten sebelumnya.Relative Layout, memaparkankonten-konten relatif terhadap satusama lain. Hal ini sangat kuatkarena tidak mengharuskan untuksaranglayoutekstrauntukmencapai tampilan tertentu.Action BarAction bar menyediakan navigasikonsisten di seluruh platform danmemungkinkan aplikasi penggunamenuju ke permukaan tindakan(Deleon, 2012: 27).Muliti-pane LayoutsMulti-pane layouts memungkinkanpenggunauntukmenggabungkanbeberapa pandangan ke satu tampilansenyawa (Deleon, 2012: 27).User ExperienceUserexperience(UX)adalahpengalaman yang didapatkan olehpengguna ketika berinteraksi denganperangkat lunak. Tidak ada pendanganyang objektif terhadap baik danburuknya sebuah UX, yang ada hanyapandangan subjektif antara baik atauburuknyapengalaman-pengalamankhusus untuk pengguna.WarnaDanger (1992:51) menyatakan bahwawarna adalah salah satu dari dua unsuryang menghasilkan daya tarik visual,dan kenyataannya warna lebih berdayatarik pada emosi daripada akal.TipografiTipografi merupakan ilmu memilih danmenata huruf sesuai pengaturannyapada ruang-ruang yang tersedia guna

menciptakan kesan tertentu sehinggamenolongpembacamendapatkankenyamanan membaca semaksimalmungkin (Wibowo, 2013: 115).Sedangkan Menurut Frank Jefkins(1997:248) tipografi merupakan senimemilih huruf, dari ratusan jumlahrancangan atau desain jenis huruf yangtersedia, menggabungkannya denganjenishurufyangberbeda,menggabungkan sejumlah kata yangsesuai dengan ruang yang tersedia, danmenandainaskahuntukprosestypesetting, menggunakan ketebalandan ukuran huruf yang berbeda.LogoLogo merupakan identifikasi darisebuah perusahaan karena logo harusmampu mencerminkan citra, tujuan,jenis, serta objektivitasnya agar berbedadari yang lainnya. Farbey (1997:91)mengatakan bahwa banyak iklanmemiliki elemen-elemen grafis yangtidak hanya terdapat ilustrasi, tetapijuga terdapat muatan grafis yangpenting seperti logo perusahaan ataulogo merek, simbol perusahaan, atauilustrasi produk.IllustrasiIlustrasi gambar adalah gambaransingkat alur cerita suatu cerita gunalebih menjelaskan salah satu adegan(Kusmiyati,1999: 46). Secara umumilustrasi selalu dikaitkan denganmenjelaskan sebuah cerita. Gambarilustrasi adalah gambar atau bentukvisual lain yang menyertai suatu teks,tujuan utama dari ilustrasi adalahmemperjelas naskah atau tulisandimana ilustrasi itu. Dengan demikian,gambar ilustrasi adalah gambar yangbercerita yang memiliki tema sesuaidengan tema isi cerita tersebut.Business Model CanvasOsterwalder dan Pigneur (2013: 14)mendefinisikan sebuah model bisnismerupakan gambaran tentang dasarpemikiranuntukmenciptakan,memberikan, dan menangkap nilai yangdibuat oleh organisasi. Sedangkanpengertian dari business model canvassendiri adalah sebuah konsep yangmenggambarkan, memvisualisasikan,menilai, serta mengubah model bisnis.Business model canvas berfungsi untukmendeskripsikan dan memanipulasisebuah model bisnis dengan mudahyang kemudian dapat menciptakanstrategi- strategi alternatif baru untukmodel bisnis tersebut. Konsep inimeliputi sembilan blok yaitu, 1)segmentasipelanggan(customersegments), 2) proporsisi nilai (valueproportition), 3) saluran (channels), 4)hubunganpelanggan(customerrelationships), 5) arus pendapatan(revenue streams), 6) sumber dayautama (key resources), 7) aktifitas kunci(key activities), 8) kemitraan utama (keypatnerships) dan 9) struktur biaya (coststructure).Profil InstitusiGambar 1.1 Logo Bandung TechnoParkBandungTechnoPark(BTP)merupakan wadah yang mewujudkanmasyarakat informasi Indonesia dengan

membentuktenagaICTyangberkompeten dan berdaya saing. LokasiBTP berada di kawasan PendidikanTelkom, Jalan Telekomunikasi TerusanBuah Batu, Bandung. Ir. JangkungRaharjo, MT yang merupakan DirekturUtama dari BTP menegaskan BTPbukan hanya milik IT Telkom,perguruan tinggi lain juga bisabergabung di BTP. Setiap perguruantinggi tentunya memiliki keuanggulanyang berbeda-beda. Setiap keunggulanbisa digabungkan untuk bersama-samamengembangkan BTP.Visi:Bandung Techno Park memandangdirinya sebagai elemen masyarakatyang harus menjadi motor penggerakbagiterbentuknyaMasyarakatInformasi Indonesia (MII) sebagaibagian Masyarakat Informasi Global,melalui kreasi, inovasi dan knologi Informasi danKomunikasi(ICT/TIK)dalampengembangan sumber daya manusia,ekonomidanbudayaberbasispengetahuan atau Knowledge BasedHumanResource(KWorker),Economy (K-Economy) dan Culture (KCulture), baik di lingkup daerahBandung dan Jawa Barat maupunnasional.Misi: Meningkatkan kerjasama antaraAcademic – Business – Govermentdalam pengembangan ICT yangmeliputi: Infrastruktur, Aplikasi,Content, Konteks, dan Regulasi. Mendorong perkembangan ekonomidan budaya berbasis pengetahuandan teknologi. Menciptakan tenaga ICT yangmandiri dan berdaya saing tinggi. Menumbuhkembangkan masyarakatyang mampu memanfaatkan ICTdalam peningkatan kesejahteraan. Menciptakan techno-preunership dimasyarakat.Khalayak Sasarana. Demografis: Remaja dan Dewasayang berusia 16-25 tahun berjeniskelamin laki-kali dan perempuanyang merupakanpenggunasmartphone berbasis Android.b. Geografis:PenggunaAndroidkhususnya yang berdomisili diIndonesia.c. Psikografis: Pendaki gunung pemulayang memiliki mobilitas tinggi.d. Perilaku: Pendaki gunung yangpemula yang mencari informasimelalui smartphone.Hasil AnalisisBerdasarkan hasil analisis data yangtelah diteliti, dapat diambil kesimpulanbahwa persiapan pendakian gunungmerupakan hal yang terpenting padakegiatan pendakian. Resiko yang terjadipada kegiatan tersebut sangat tinggi dantak terduga. Mengingat hal tersebut,para pendaki pemula perlu mempelajaripanduan pendakian secara matang.Mulai dari teknik backpacking hinggapengenalan medan gunung. Populasipenelitian merasa membutuhkan mediayang praktis untuk mendapatkaninformasi-informasi tersebut sehinggaaplikasi pendakian gunung tersebut bisamenjadi salah satu solusi yang baik bagipengguna, terutama pendakian gunung.Fitur yang bisa diadaptasi dari aplikasiaplikasi pembanding yang sudah adaialah fitur offline map dan desain

interface yang sederhana namuntersampaikan pesannya dengan baikpada aplikasi WalkMe, fitur daftargunung-gunung yang dapat dibagimenjadi ketegori pada aplikasi PanduanPendaki, serta fitur Informasi umumtentang taman nasional Tips perjalanan,kontak dan informasi area taman, aturantaman nasional, dan berita terkinitentang gunung dari aplikasi NatinonalParks.Konsep PerancanganKonsep Pesan Membantu persiapan pendaki pemulauntuk mengetahui apa saja hal- halyang perlu dipersiapkan untukmelakukan pendakian gunung. Mengedukasi pendaki pemula untukmengorganisasikanpengetahuanpengetahuan tentang pendakian yangdilakukan pada saat mendakigunung. Menjadi salah satu media yangmembantu meminimalisir resikoketika melakukan kegiatan mendakigunung pada pendaki pemula.Konsep KreatifUntuk membuat aplikasi panduanpendakian gunung lebih menarik, makapenulis membuat konsep kreatif yangdapat membantu dalam pencapaiankonsep pesan yang ada. Konten padaaplikasi panduan ini tidak hanyasekedar panduan pendakian daninformasi gunung-gunung yang ada diIndonesia tetapi ditambahkan pula endekatanpersonal yang dimaksud adalah denganmembuatfituryangmemilikiinformasi-informasi pribadi yang dapatdenganmudahditambaholehpengguna. Fitur-fitur tersebut adalahfitur itinararies, packcing check list ,dan akun sosial.Fitur itineraries adalah fitur yangmemungkinkanpenggunauntukmenyusun kegiatan perjalanan lengkapdengan informasi pendukung sepertilokasi, jumlah hari, budget kendali,photo spots, informasi akomodasi, danlain- lain. Rencana perjalanan sangatpenting dibuat baik untuk perjalananpendek maupun perjalanan panjang.Pada fitur packing checklist, penggunadapat membuat daftar tentang itemitem untuk perjalanan pendakiangunung. Sedangkan pada fitur akunsosial, didalamnya terdapat fitur profil,fitur badge, dan fitur trending. Padafitur profil terdapat informasi tentangpengguna, seperti nama dan lokasitinggal. Selain itu terdapat fitur badgeyang merupakan fitur dimana terdapatbadge-badge yang pengguna dapatkandari setiap kegiatan atau aktivitias padaaplikasi. Dengan fitur trending,pengguna dapat mengupdate hal-halterkini yang berhubungan dengangunung yang dituju sehingga sesamapengguna aplikasi tersebut denganmudahmendapatkaninformasiinformasi terkini dari pengguna lainnya.Konsep MediaMedia yang digunakan untuk membuataplikasi adalah smartphone berbasisAndroid serta Playstore sebagai mediauntuk memasarkan aplikasi panduanpendaki pemula ini. Sistem operasiberbasis Android dipilih berdasarkanhasil kuesioner yang menunjukanjumlah responden lebih banyakmenggunakan smartphone berbasisAndroid dibandingkan smartphonedengan sistem operasi lain. Aplikasi

tersebutdapatdigunakanpadasmartphone Android yang memilikimaksimal resolusi layar 1080 x 1920pixels dengan 441 ppi. Untuk Playstoresendiri merupakan media resmi ikasiyangdibuat khusus untuk Android. Sehinggapengguna dapat mengunduh aplikasipanduan pendakian gunung ini melaluiPlaystore.Aplikasi panduan pendaki gunung iniakan menggunakan konsep “gratis”sebagai model bisnis. Iklan dijadikankonsep bisnis dimana pengguna dapatmerasakan manfaat penawaran gratis.Periklananmerupakansumberpendapatan yang sudah mapan yangmemungkinkan adanya penawaranaplikasi gratis. Aplikasi ini bisa bersifatonline maupun bersifat offlline. Fiturlain yang akan menjadi bagian dalampercangan aplikasi ini adalah informasitentang gunung- gunung di Indonesia,peralatanpendakiangunung,pengetahuan first aid, teknik survial,serta fitur pendekatan personal yangtelah dikemukakan sebelumnya. Berikutadalah wireframe dari aplikasi tersebut.Konsep VisualWarnaWarna-warna yang digunakan padaaplikasi ini adalah warna-warna yangbanyak dijumpai di alam. Pemilihanpalet warna pada aplikasi panduanpendakiinibertujuanuntukmenggambarkan suasana pendakiangunung dan memberikan kesankedekatan dengan alam.Gambar 1.2 Palet WarnaTipografiJenis tipografi yang digunakan adalahsans serif dengan jenis huruf Futura.Pemilihan jenis huruf tersebut bertujuanuntuk menggambarkan kesan informalpada aplikasi tersebut. Sedangkan untukpenjelasan dari fitur-fitur yang terdapatpadaaplikasitersebutakanmenggunakan jenis tipografi serifSedangkan untuk jenis huruf untuktipografi serif yaitu Lora agarmemudahkanpenggunamembacainformasi-informasi yang ada.ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ 1234567890Gambar 1.3 Jenis Huruf FuturaABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ1234567890Gambar 1.4 Jenis Huruf PigeonLayoutPerancanganaplikasiiniakanmenggunakan layout dengan formatlinear layout dan relative layout padauser interface. Format linar layout akandigunakan pada menu utama sedangkanuntuk sebagian besar menu lainnyaakan menggunakan format relativelayout.IlustrasiIlustrasi yang akan digunakan padaaplikasi mengacu pada hal-hal yangberhubungan dengan kegiatan mendakigunung. Hal-hal tersebut meliputiberbagaimacamalat-alatyang

digunakan ketika melakukan kegiatanpendakian gunung. Gaya gambar untukaplikasi tersebut adalah gaya gambarvector tanpa outline pada ilustrasinya.Hasil PerancanganIlustrasiLogoMengacu pada konsep flat design yangakan digunakan pada aplikasi ini, makalogo aplikasi pun akan menyesuaikankonsep tersebut.Konsep BisnisDarisegibisnis,aplikasiinimenggunakan konsep freemium sebagaimodelbisnis.Penggunadapatmerasakan manfaat penawaran gratisuntuk fasilitas dasar, dan membayaruntuk fasilitas lainnya. MenurutOsterwalder dan Pigneour (2010: 96)hanya sebagian kecil pengguna yangmau membayar untuk layanan premium,biasanya kurang dari 10 persen daritotal pengguna. Untuk mengatasi haltersebut, iklan dijadikan konsep bisnispada aplikasi lite agar pendapatan tetapmasuk. Periklanan merupakan sumberpendapatan yang sudah mapan yangmemungkinkan adanya penawaranaplikasi gratis. Platform multi-sideddimana terdapat pertemuan antara duaatau lebih pihak yang berbeda namunsaling menguntungkan. Disatu sisi,aplikasi panduan ini akan dirancangsemenarik mungkin melalui beberapafitur, desain, serta jasa gratis.Sedangkan disisi lainnya menghasilkanpendapatan dengan menjual ruangkepada pemasang iklan.Gambar 1.5 Ilustrasi 10 Essentials(Sumber: File Pribadi)Gambar 1.6 Ilustrasi How to Pack(Sumber: File Pribadi)

Gambar 1.7 Ilustrasi Survival Kit(Sumber: File Pribadi)Gambar 1.20 Implementasi ilustrasipada fitur Peta(Sumber: File Pribadi)TipografiGambar 1.8 Ilustrasi Pada Fitur Rules(Sumber: File Pribadi)Gambar 1.9 Implementasi ilustrasi padafitur First Aid Basic(Sumber: File Pribadi)Gambar 1.11 Implementasi Tipografi(Sumber: File Pribadi)

LayoutNavigasiGambar 1.14 Implementasi Navigasi(Sumber: File Pribadi)Action BarGambar 1.12 Implementasi RelativeLayout(Sumber: File Pribadi)Gambar 1.14 Icon pada Aplikasi(Sumber: File Pribadi)Gambar 1.13 Implementasi LinearLayout(Sumber: File Pribadi)Gambar 1.15 Implementasi Icon padaAction Bar(Sumber: File Pribadi)

Multi-pane LayoutGambar 1.16 Implementasi Multi-pineLayout(Sumber: File Pribadi)LogoPenutupDari keseluruhan uraian yang terdapatpada tugas akhir ini, penulis dapatdiambil kesimpulan yang merupakangambaran menyeluruh dari hasilperancanganaplikasi.Dengandirancangnya aplikasi mobile berbasisAndroid untuk Pendaki Gunung Pemulayang memiliki fitur informasi tentangpendakian gunung dengan iseputarinformasi gunung-gunung di Indonesiadapat sekaligus mempelajari persiapanpendakian gunung. Aplikasi mobileyang menarik, praktis dan aplikatifdapat memberikan kemudahan dan dayatarik dalam perncarian informasiseputar pendakian gunung.Daftar PustakaGambar 1.17 Proses Perancangan logo(Sumber: File Pribadi)Connaly, Craig. 2005. TheMountaineering Handbook:Modern Tools and TechniquesThat Will Take You to the Top.Camden: Ragged MountainPress.Danger, E.P. 1992. Memilih WarnaKemasan. Jakarta: PT PustakaBinama PressindoDeleon, Walter. 2012. Android Design.Walter Media Ink.Farbey, A.D. 1997. How to ProduceSuccesfull Advertising (KiatSukses Membuat Iklan). Jakarta:Gramedia Pustaka Utama.Gambar 1.17 Logo Apikasi(Sumber: File Pribadi)Gargenta, Marko dan Masumi

Nakamura. 2014. LearningAndroid Second Edition.Sebastopol: O’Reilly Media,Inc.Jefkins, Frank. 1997. Periklanan.Jakarta: Erlangga.Moslem, Audi. Ironisme PendakiGunung ironisme-pendakigunung- sekarang-527147.html.02-02-2014. 23:16 WIB.Sunaryo, Bambang. 2013. KebijakanPembangunan DestinasiPariwisata Konsep danAplikasinya di Indonesia.Yogyakarta: Penerbit GavaMedia.Warpani, Suwardjoko P. dan Indira P.Warpani. 2007. PariwisataDalam Tata Ruang Wilayah.Bandung: Penerbit ITB.Wijaya, Harry dan Christian Wijaya.2011. Rekam Jejak PendakianGunung di Nusantara.Yogyakarta: Penerbit ANDI.